Lik Basiyo selalu punya cara untuk menghibur para peronda yang mulai diserang rasa kantuk. Kali ini dia mengajak Kang Juprit, Engkoh Acing, dan Mas Wartawan main tebak-tebakan.

“Merah, kuning, hijau, coklat muda dan coklat tua jadi satu, apa itu?”

“Pelangi, Lik.”

“Salah. Yang bener Bob Marley masuk pramuka. Gimana caranya supaya telor berubah jadi nanas?”

“Disulap, Lik.”

“Salah lagi, Mas. Yang bener, telornya direbus. Ketika masih panas langsung sampeyan berikan ke anak kecil. Pasti dia bilang, ‘Nanas, nanas, nanas…..’. Nah, terus sate apa yang dari Jepang?

“Ya …. sate Jepang, Lik”

“Bukan, sateria baja hitam. Bandara mana yang disukai playboy?

“Embuh.”

“Juanda, apalagi juanda kembang.”

“Sekarang gantian aku ah. Hayo, sapu apa yang selalu menempel, Lik?”

“Sapu jagat, Mas.”

“Wah, salah. Yang benar itu ya sapu yang tak bisa lepas … itu lo, lagunya Reza. Ini satu lagi, belut apa yang paling berbahaya?”

“Ah, saya tahu itu … belutang banyak ental bangklut. Iya kan?”

“Wah, Engkoh Acing pinter. Nah, kalau hantu apa yang paling pinter ngitung itu apa, Koh?”

“Apa ya?”

“Ya… han, tu, tri, four, five, ….”

“Saya juga bisa kalau ngawur begitu, Mas. Hayo, pocong apa yang disukai ibu-ibu?”

“Hantu belawung, Koh.”

“Bukan. Pocong yang disukai ibu-ibu itu ya pocongan harga. Satu lagi ya. Siapa artis Indonesia yang suka sekali jajan?”

“Mayangsari atau Dewi Sandra, Koh.”

“Ngawur. Artis yang suka jajan itu Tamara Bli-chiky.”

“Hwasyu ….. “